Strategi Perbaikan untuk Meminimalkan Kerusakan Teh Hitam Celup di Pusat Penelitian Teh dan Kina, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Improvement Strategies to Minimize Defects in Black Tea Bags at the Pusat Penelitian Teh dan Kina, Bandung Regency, West Java
Abstract
Perumusah strategi merupakan langkah penting bagi perusahaan untuk mencapai daya saing industri. Proses ini memerlukan pemahaman mendalam terhadap faktor internal dan eksternal agar strategi yang diterapkan tepat sasaran. Analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, Threats) menjadi dalah satu metode yang dapat digunakan untuk menyusun strategi perbaikan. Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) sebagai produsen Teh Hitam Celup masih menghadapi permasalahan kerusakan produk dalam proses produksinya. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatam, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi PPTK terkait pengendalian kualitas. Hasil analisis menunjukkan beberapa alternatif strategi. Strategi SO dapat dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang kompeten untuk menangkap peluang pasar. Strategi WO berupa pergantian mesin menjadi otomatis guna mendukung pemenuhan standar mutu dan sertifikasi. Strategi ST dilakukan dengan memanfaatkan bahan baku dari kebun sendiri sehingga pengawasan kualitas lebih terjamin. Sementara itu, strategi WT berupa perbaikan menajemen internal untuk menghadapi regulasi kualitas dan keamanan pangan yang semakin ketat. Penerapan strategi tersebut memberikan arahan pengembangan bagi PPTK untuk meminimalkan kerusakan produk, meningkatkan efisiensi proses produksi, serta memperkuat daya saing di pasar teh.
Downloads
Copyright (c) 2026 Najma Aulia Farasgali, Ernah, Gema Wibawa Mukti, Tuti Karyani, Sotya Tresna Anggita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (SeeĆ The Effect of Open Access).


